Bersenandung di Tengah Badai: Musik dalam Dinamika Kekerasan Antikomunis

Baca di sini:

http://jurnalsejarah.org/index.php/js/article/view/62

Abstrak


Artikel ini bertujuan menjadikan musik sebagai sumber penulisan sejarah untuk melihat dinamika kekerasan antikomunis di Indonesia. Dengan mengandalkan sumber-sumber musik tertulis pada masa kekerasan, seperti partitur lagu, memoar, termasuk lagu yang telah direkonstruksi, artikel ini mencoba membangun serta menginterpretasikan kembali tanggapan internal para penyintas pada periode kekerasan. Dalam rangka menguraikan tanggapan tersebut, artikel ini terbagi dalam empat bagian. Keempat bagian yang selalu menyajikan lagu-lagu beserta kegiatan musik ini pertama-tama berfokus pada respons penyintas dalam konteks regional; kemudian mengkategorikan fungsi lagu yang dinyanyikan atau ditulis di penjara bagi komunitas penyintas; dan bagaimana keadaan mental penyintas terinternalisasi dalam nada-nada dalam lagu-lagu itu; Keempat, artikel ini juga meninjau pengaruh perubahan temporal serta geografis terhadap fungsi bermusik serta produksi lagu-lagu tersebut.Kata kunci:musik, lagu, kekerasan antikomunis


Abstract

This article examines the dynamics of anti-communist violence in Indonesia through music as a source of historical writing. By relying on written records of music during times of violence, such as music scores, memoirs, and reconstructed songs, this article attempts to build and reinterpret the internal responses of survivors during the period of violence. In four sections, this article expounds on these responses. Within each, this article constantly features songs and musical activities: first by discussing the survivors' responses within a regional context; after which categorizing the function of songs sung or written in prison for the survivors' community; and examining how the mental state of the survivors is internalized in the tunes of the songs; finally, this article also discusses the effect of temporal and geographical changes on the musical function and production of these songs.

How to Cite 

Nugraha, K. (2021). Bersenandung di Tengah Badai : Musik dalam Dinamika Kekerasan Antikomunis. Jurnal Sejarah, 4(2), 17–45. https://doi.org/10.26639/js.v4i2.62
 
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgr8lquO2g7457bp1hI0R81gJPTHe5ckypD10KubXyYShe7YsVhoYTv4VPVt6Zj2r-JZMb2pcqS7WyPAxC1o8VaxIApLDxdOzxIhjujmZFzgBoU8Ylo1jWhjvxNCROYy6IGHiyEUcNDSHy/s320/ahmad+suroto+kiri+di+pulau+buru.jpg
Ahmad Suroto bermain gitar di Pulau Buru.
 

 

0 comments:

Posting Komentar